Gapura Garut- Pemerintah kabupaten Garut kembali melakukan persiapan untuk berlangsungnya kegiatan Belajar Mengajar ( KBM) Secara tatap muka untuk Pendidikan Usia Dini ( PAUD ), Sekolah Dasar (SD), Dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Di kabupaten Garut.


Bupati Garut Rudy Gunawan menyampaikan bahwa pihaknya telah mengijinkan untuk melakukan simulasi kegiatan belajar mengajaar ( KBM ) secara tatap muka dengan terbatas, dengan menggunakan protokol kesehatan.

IMG-20210419-WA0074 PERISTIWA  Garut Resmi Memulai Ujicoba Sokolah Tatap Muka


“Pemerintah Kabupaten Garut dan saya selaku Bupati Garut dan Satgas Covid-19 Kabupaten Garut memberikan izin untuk melakukan simulasi sekolah bagi anak-anak SD, anak-anak SMP, bagi anak-anak TK dan juga sedikit PAUD dengan kapasitas 30% sampai dengan 50% dan ini merupakan simulasi dari Gerakan Ayo (Masuk) Sekolah kita utamakan protokol kesehatan,”Kata Rudy Senin (19/4/2021).

Bupati Rudy menijau secara langsung ke salah satu sekolah yang ada di kabupaten Garut yaitu SMPN 1 Garut, untuk memastikan bagaimana persiapan Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM ) secara tatap muka, dengan menggunakan Protokol Kesehatan.

“Saya hari ini mengecek di SMP 1 Garut sekolah kebanggaan Kabupaten Garut ini ada team guard kita pastikan mereka pakai masker dan di sekolah sudah dipersiapkan cuci tangan, adanya social distancing dan tentunya kita mengurangi jam menjadi tiga jam. Ayo kita gerakkan lagi anak-anak semangat ke sekolah,” ucapnya.

Peristiwa tersebut disambut baik oleh salah satu siswi MTS Cokroaminto Garut, Annisa menyatakan bahwa dirinya merasa senang atas di berlakukanya kegiatan belajar tatap muka.

Ia mengaku siap melakukan protokol kesehatan demi kesuksesan belajar tatap muka di situasi pandemi.

“Saya senang sekali kalau sekolah tatap muka lagi, karena kalau terus daring menurut saya tidak efektif dan jenuh sekali sehingga pelajaran yang di sampaikan tidak bisa di terima dengan baik, saya sangat siap untuk menggunakan masker dan membawa handsanytazer ke sekolah tiap hari agar saya bisa tatap muka dengan guru guru saya”, ujar Anisa saat dimintai tanggapannya oleh gapuraindonesia.com.

Ny. Erni orang tua dari Annisa juga sangat menunggu kabar baik ini, dirinyanya menyatakan akan mendorong penuh anaknya untuk melakukan protokol kesehatan sehingga tatap muka bisa berlangsung dengan efektif.

“ Ini merupakan kabar baik untuk kami selaku orang tua siswa, saat sekolah dirumahkan anak saya itu cenderung malas, dan susah anak untuk di suruh belajar, beda sama dulu Ketika belajar masih tatap muka anak saya tanpa di suruh langsung mengerjakan, melihat kabar ini saya selaku orang tua akan mendorong penuh anak untuk melakukan protokol Kesehatan saat berangkat ke sekolah “. Ujar Erni.***MH

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang