PERISTIWA

Peringati Hardiknas, Balon Bupati Garut H Dudung Sudiana Sampaikan Ucapan Selamat

GAPURAINDONESIA.COM – Garut ,- Bakal Calon Bupati Garut H Dudung Sudiana menyampaikan ucapan selamat kepada para keluarga besar Pendidikan menyusul hari ini merupakan Hari Pendidikan Nasional (Hrdiknas) sebagai ketetapan pemerintah Hardiknas selalu diperingati setiap tanggal 2 Mei dimana Pemerintah Indonesia telah menetapkan berdasarkan Keputusan Presiden atau Keppres RI Nomor 316 Tahun 1959

“Pada momen peringatan Hardiknas tahun 2024 ini, saya menyampaikan ucapan selamat dan sukses selalu untuk keluarga besar pendidikan yang senantiasa memiliki komitmen kebangsaan yang tertanam kuat dalam menjaga nilai nilai pendidikan nasional kita untuk menciptakan Generasi Bangsa yang cerdas dan bertanggung jawab untuk masa depan bangsa dan negara ini,”Kata H. Dudung Sudiana melalui rilis yang diterima redaksi gapuraindonesia.com, Kamis (2/5/2024)

Ia menegaskan sejalan denga tema Hardiknas yang telah ditetapkan oleh Pemerintah yaitu “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”, maka inti dari peringatan Hardiknas tahun ini adalah bagaimana kita semua komponen bangsa bersama-sama menumbuhkan iklim merdeka belajar yang sejatinya memerdekakan anak-anak bangsa dari ketertingalan dari kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“Artinya kesetaraan dalam pendidikan benar-benar dirasakan seluruh anak-anak bangsa ini, sehingga tidak ada lagi anak-anak kita yang putus sekolah apalagi tidak mampu menjangkau pendidikan yang layak,”ungkapnya.

Khusus bagi Kabupaten Garut. H Dudung Sudiana mengajak seluruh warga masyarakat Kabupaten Garut untuk bersama-sama mendorong dunia pendidikan di Kabupaten Garut lebih maju terjangkau dan mampu memberikan pelayanan pendidikan yang sesuai dengan harapan kita semua.

“Kabupaten Garut harus kita jadikan Kabupaten yang mampu memberikan fasilitas pendidikan kepada anak-anak usia sekolah dengan memadai dan mampu mensejajarkan kualitas pendidikan dengan wilayah wilayah lainnya sehingga tidak ada lagi perbedaan kulaitas pendidikan di perkotaan dengan pedesaan,”tegasnya.

Sementara itu mengutip berbagai sumber, salah satunya pada kompas.com Hari Pendidikan Nasionak (Hardiknas) diperingati sebagai upaya untuk mengingat jasa para pahlawan di bidang pendidikan. Sebagaimana kita ketahui di Indonesia pada masa-masa dulu pernah mengalami diskriminasi di bidang pendidikan saat zaman penjajahan.

Salah satu tokoh yang punya pengorbanan besar dalam bidang pendidikan di Indonesia yakni Ki Hajar Dewantara. Sosok ini pernah menamatkan sekolah di Sekolah Dasar di ELS (Sekolah Dasar Belanda), kemudian melanjutkan ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera) namun karena sakit, akhirnya beliau tidak menamatkannya.

Selanjutnya, Ki Hajar Dewantara menjadi wartawan di beberapa surat kabar seperti Sedyotomo, Midden Java, De Express, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer dan Poesara.

Lewat tulisannya, beliau melakukan kritik mengenai pendidikan di Indonesia yang hanya boleh dinikmati oleh keturunan Belanda dan orang kaya saja. Hingga akhirnya beliau diasingkan ke Belanda.

Setelah pulang kembali ke Indonesia, Ki Hajar Dewantara mendirikan lembaga pendidikan Taman Siswa. Ia pun membuat filosofi “Ing ngarso sung tulodo, Ing madyo mangun karso, Tut wuri handayani” yang artinya “Di depan memberi teladan, di tengah memberi bimbingan, di belakang memberi dorongan”.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *