img201803280956521101062124 PERISTIWA  Para Penyuluh Agama di Garut Mendapat Penguatan Tentang Terorisme

Gapura Garut, – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerjasama dengan Forum Kordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Barat menggelar kegiatan penguatan tentang terorisme bagi para Penyuluh Agama dari Lima Agama yang ada di Kabupaten Garut.

Kegiatan berlangsung tersebut berlangsung di Aula Hotel Danau Dariza Cipanas Garut, Rabu (28/3/2018).

Menurut Hj. Andi Intang Dulung Kasubdit Sumberdaya Masyarakat BNPT, pihaknya menggandeng seluruh penyuluh dari berbagai Agama yang ada.

“karena terorisme atau pelaku radikalisme ada di semua agama, sehingga perlu penguatana ini untuk bagaimana menjadi penyuluh agama yang menguasai dari berbagai konsep ceramah,”kata Andi, kepada wartawan di Garut, Rabu (28/3/2018).

Andi menegaskan dengan penguatan tersebut diharapkan para penyuluh agama mengetahui juga memiliki referensi untuk berceramah tentang pencegahan radikalisme dan terorisme yang benar dan cocok dengan kultur dan kearifan lokal.

“mereka mendapatkan pembekalan dengan materi-materi dari para narasumber baik tingkat nasional maupun lokal, “ungkapnya.

Sementara itu terkait peta penyebaran terorirme secara nasional pertumbuhannya relatif tidak merata dan tidak dapat diukur oleh wilayah.

“seperti juga ada lima provinsi yang bukan Jawa yang masuk kedalam potensi penyebaran terorisme dan radikalisme, “ucapnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Forum Kordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Barat Yaya Sunarya mengatakan pihaknya telah banyak melakukan upaya dalam pencegahan terorisme.

“kita melakukan berbagai pendekatan sesuai kearifan lokal termasuk dalam pembinaan terhadap para manatan napi teroris dengan pemberdayaan ekonomi,”ungkapnya.

Yaya juga menyebut Jawa Barat dalam pemetaan terorisme tidak termasuk daerah yang rawan meski ada beberapa pelaku terorisme asal dari Jabar.

“pelakunya ada beberapa yang berasal dari Jabar tetapi mereka kini sudah kembali kemasyarakat dengan tetap mendapatkan pemantauan dan pemberdayaan, “tukasnya.***TGM

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang