Gapura Garut – Badan Pengembangm Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Bandung, menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 2020, bertempat di Hotel Fave Garut, Senin (12/10/2020).

Bimtek yang berlangsung dari 12-16 Oktober ini berkerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi, dan akan melakukan asesmen serta uji kompetensi kepada 60 peserta yang terbagi dalam 2 (dua) skema/bidang, yakni Junior Office Operator Tingkat Dasar (40 orang), dan Junior Network Administrator (20 orang),

Menurut Kepala BPSDMP Kemkominfo Bandung, Basuki Yusuf Iskandar, Revolusi Industri 4.0 telah mempengaruhi kehidupan masyarakat secara luas.

Namun demikian penetrasi di wilayah Indonesia masih belum merata, bahkan untuk beberapa wilayah perbedaannya cukup signifikan. Kondisi ini perlu mendapat penanganan segera sehingga kelompok usia produktif yang kurang mampu menguasai TIK dapat diperbaiki.

Untuk memenuhi tuntutan dunia usaha baik di dalam negeri maupun tingkat global diperlukan standar kompetensi bagi SDM yang diakui secara nasional sehingga mampu bersaing dengan SDM dari luar negeri.

Dalam rangka peningkatan kemampuan sumber daya manusia di lingkungan industri, Pemerintah bersama pihak-pihak terkait telah berupaya menyusun dan menerapkan standar kompetensi SDM bidang informatika dan beberapa tingkat keahlian untuk menjamin keberadaan tenaga kerja dalam negeri yang berkualitas, sehingga sertifikasi kompetensi yang dihasilkan diharapkan dapat setara dengan kompetensi di negara lainnya.

Menurut Basuki, Kementerian Komunikasi dan Informatika, sebagai pembina sektor bidang komunikasi dan informatika memegang peranan penting dalam menyiapkan program-program strategis guna menghasilkan SDM berkualitas dan berdaya saing tinggi sehingga siap memasuki pasar kerja di tingkat nasional maupun pasar global.

“Untuk itu keseriusan dan kesungguhan peserta dalam kegiatan ini sangat diharapkan agar mendapat hasil maksimal, sedangkan harapan lainnya adalah kegiatan ini akan mampu merubah sikap peserta untuk terus belajar, guna meningkatkan daya saing dan kompetensi SDM,” ucap Basuki

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut, Muksin, mengatakan,
pada era globalisasi saat ini, perkembangan teknolog informasi dan komunikas (TIK) serta internet membuat dunia seolah tanpa batas (borderless), informasi dari beberapa belahan dunia seakan berada dalam genggaman.

Kecermatan dan kearifan dalam pemanfaatan TIK, ujar Muksin, memegang peranan penting agar penggunaannya beretika, menanggulangi dampak negatif dan mengarahkan pada pemanfaatannya secara sehat, kreatif dan produktif.

“Dengan pendayagunaan peran pandu digital, SDM Indonesia, diharapkan mampu mengatasi tantangan zaman dan dapat memanfaatkan peluang yang ada,” ujarnya.

Berkaitan dengan pemanfaatan TIK, tambah Muksin, di Kabupaten Garut telah terbentuk banyak Komunitas serta relawan yang memiliki perhatian dan integritas terhadap perkembangan dan kemajuan TIK di Kabupaten Garut.

Eksistensi mereka sangat membantu masyarakat, dunia usaha, dunia pendidikan termasuk turut membantu Pemkab Garut dalam mentransformasikan pengetahuan bidang TIK.

“Selama ini komunitas TIK dan relawan TIK yang ada di Kabupaten Garut merupakan mitra kami Pemkab Garut Khususnya Dinas Kominfo,” ucap Muksin.***red/hmsdiskominfogrt

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang